Monogeneasis (cacing insang dan kulit)
Infestasi cacing pipih monogenea pada insang, kulit, dan sirip, terutama pada kepadatan tinggi. Diagnosis melalui pemeriksaan mikroskop biopsi insang, sirip, dan lendir kulit.
Tingkat keparahan: Sedang
Parasit
Air Payau
Air Tawar
Air Laut
Agen penyebab: Dactylogyrus spp., Gyrodactylus spp.
Gejala yang berkaitan
Gejala khas ditandai lebih dulu. Kombinasi gejala yang muncul menentukan tingkat keyakinan pada hasil diagnosis.
-
Insang bengkak dan tutup insang terbukaInsang Gejala khas
-
Sirip menguncupSirip Gejala khas
-
Menggesekkan tubuh (flashing)Perilaku
-
Megap-megap di permukaan airPerilaku
-
Insang pucatInsang
-
Lesu dan kurang aktifPerilaku
-
Nafsu makan menurunPerilaku
Rekomendasi penanganan
Pencegahan
- Hindari kepadatan berlebih, karantina ikan baru, dan jaga kualitas air.
Penanganan
- Pisahkan ikan sakit dan perbaiki sanitasi serta kualitas air. Pilih perlakuan antiparasit bersama petugas kesehatan ikan dan gunakan hanya bahan yang terdaftar atau diizinkan otoritas berwenang.
Konfirmasi laboratorium
- Konfirmasi dengan pemeriksaan mikroskop preparat basah kerokan kulit, lendir, sirip, dan insang dari ikan hidup atau yang baru mati.
Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan bukan diagnosis pasti. Penegakan diagnosis memerlukan konfirmasi laboratorium (isolasi dan uji sensitivitas), dan penggunaan obat ikan harus mengikuti ketentuan otoritas berwenang.
Referensi
- Francis-Floyd, R., Klinger, R.E., Petty, D., Pouder, D.B. Monogenean Parasites of Fish. UF/IFAS Extension, FA28/FA033. https://edis.ifas.ufl.edu/publication/FA033
- Petty, B.D., Francis-Floyd, R., Yanong, R.P.E. Parasitic Diseases of Fish. MSD/Merck Veterinary Manual (diakses 16 September 2026). https://www.merckvetmanual.com/exotic-and-laboratory-animals/aquarium-fish/parasitic-diseases-of-fish