Koi Herpesvirus Disease (KHVD)
Penyakit virus yang tercantum WOAH pada ikan mas dan koi, bergantung suhu (terutama 16–29 °C) dengan kematian tinggi. Kerusakan insang merupakan temuan paling konsisten; tidak ada lesi patognomonik.
Agen penyebab: Cyprinid herpesvirus 3 (CyHV-3)
Gejala yang berkaitan
Gejala khas ditandai lebih dulu. Kombinasi gejala yang muncul menentukan tingkat keyakinan pada hasil diagnosis.
-
Kerusakan atau nekrosis insangInsang Gejala khas
-
Mata cekungMata
-
Kematian tinggi dalam waktu singkatPerilaku
-
Produksi lendir berlebihKulit
-
Sirip rusak atau geripisSirip
-
Lesu dan kurang aktifPerilaku
-
Megap-megap di permukaan airPerilaku
-
Kehilangan keseimbangan atau daya apungNeurologis
Rekomendasi penanganan
Pencegahan
- Gunakan benih bebas penyakit dari sumber bersertifikat, karantina hewan baru, dan terapkan biosekuriti pada peralatan dan air masuk.
Penanganan
- Belum ada pengobatan efektif. Hentikan pemindahan hewan dari wadah terdampak, singkirkan hewan mati, disinfeksi peralatan, dan laporkan dugaan kasus ke dinas perikanan setempat.
Konfirmasi laboratorium
- Kirim sampel ke laboratorium rujukan untuk uji molekuler (PCR/RT-PCR) sesuai Manual Diagnostik WOAH; diagnosis tidak dapat ditegakkan dari gejala saja.
Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan bukan diagnosis pasti. Penegakan diagnosis memerlukan konfirmasi laboratorium (isolasi dan uji sensitivitas), dan penggunaan obat ikan harus mengikuti ketentuan otoritas berwenang.
Referensi
- WOAH (World Organisation for Animal Health). Manual of Diagnostic Tests for Aquatic Animals. Chapter 2.3.6. Infection with koi herpesvirus (edisi 2022). https://www.woah.org/fileadmin/Home/eng/Health_standards/aahm/current/2.3.06_KHV.pdf
- Petty, B.D., Francis-Floyd, R., Yanong, R.P.E. Viral Diseases of Fish. MSD/Merck Veterinary Manual (diakses 16 September 2026). https://www.merckvetmanual.com/exotic-and-laboratory-animals/aquarium-fish/viral-diseases-of-fish