Lewati ke konten utama
FishDiag Fish Health Intelligence

Perdarahan pada kulit atau sirip

Bintik atau bercak merah akibat perdarahan pada kulit, pangkal sirip, atau sekitar mulut.

Kulit

Penyakit yang berkaitan

Gejala ini muncul pada penyakit berikut. Satu gejala jarang cukup untuk menyimpulkan penyakit — kombinasi gejala dan kondisi air yang menentukan.

Aeromoniasis (Motile Aeromonas Septicemia) Tinggi

Aeromoniasis (Motile Aeromonas Septicemia)

Aeromonas hydrophila dan aeromonad motil lain

Infeksi bakteri aeromonad motil pada ikan air tawar dan payau, umumnya dipicu stres, luka, atau kualitas air buruk. Tanda klinisnya mirip banyak infeksi bakteri lain sehingga perlu kultur bakteri.

Gejala khas Air Tawar Air Payau
Lactococcosis Tinggi

Lactococcosis

Lactococcus garvieae

Infeksi bakteri yang menimbulkan septikemia hiperakut dan berdarah pada banyak spesies ikan air tawar dan laut ketika suhu air di atas 16 °C. Telah diisolasi dari nila budidaya di Indonesia.

Gejala khas Air Tawar Air Payau Air Laut
Mycobacteriosis Sedang

Mycobacteriosis

Mycobacterium spp.

Penyakit bakteri granulomatosa kronis yang dapat menyerang semua spesies ikan, terutama pada budidaya intensif. Bakterinya umumnya resisten terhadap pengobatan antibiotik.

Bakteri Air Tawar Air Payau Air Laut
Vibriosis Tinggi

Vibriosis

Vibrio spp.

Infeksi bakteri yang lebih sering pada ikan laut dan payau, ditandai perdarahan dan borok pada kulit, sirip, dan ekor. Stres dan kepadatan tinggi menjadi pemicu. Tanda klinisnya serupa infeksi bakteri lain, sehingga pembedanya hanya kultur bakteri.

Bakteri Air Payau Air Laut
Epizootic Ulcerative Syndrome (EUS) Tinggi

Epizootic Ulcerative Syndrome (EUS)

Aphanomyces invadans

Infeksi oomycete yang tercantum WOAH pada ikan air tawar dan estuari, diawali bintik merah lalu borok dalam. Ikan mas dan nila tergolong resisten.

Jamur & oomycetes Air Tawar Air Payau
Spring Viraemia of Carp (SVC) Tinggi

Spring Viraemia of Carp (SVC)

Spring viraemia of carp virus (SVCV)

Penyakit virus yang tercantum WOAH pada ikan famili karper, termasuk ikan mas, koi, dan mas koki. Wabah umumnya terjadi pada suhu 11–17 °C; tanda klinisnya tidak spesifik, yang paling konsisten perut membengkak dan perdarahan. Wabah jarang terjadi di bawah 10 °C, dan kematian menurun saat suhu air di atas 22 °C.

Virus Air Tawar
Koi Herpesvirus Disease (KHVD) Kritis

Koi Herpesvirus Disease (KHVD)

Cyprinid herpesvirus 3 (CyHV-3)

Penyakit virus yang tercantum WOAH pada ikan mas dan koi, bergantung suhu (terutama 16–29 °C) dengan kematian tinggi. Kerusakan insang merupakan temuan paling konsisten; tidak ada lesi patognomonik.

Virus Air Tawar
Streptococcosis Tinggi

Streptococcosis

Streptococcus agalactiae, Streptococcus iniae

Infeksi bakteri Gram-positif yang sering menyerang otak sehingga ikan berenang berputar, disertai mata menonjol. Kematian dapat melebihi 50% dan telah dilaporkan pada nila di Indonesia.

Bakteri Air Tawar Air Payau Air Laut
Edwardsiellosis Tinggi

Edwardsiellosis

Edwardsiella tarda

Infeksi bakteri pada berbagai ikan air tawar dan laut yang biasanya muncul pada suhu tinggi, kualitas air buruk, dan bahan organik tinggi. Tanda meliputi mata menonjol, perut bengkak, dan anus menonjol.

Bakteri Air Tawar Air Payau Air Laut
Argulosis (kutu ikan) Sedang

Argulosis (kutu ikan)

Argulus spp.

Infestasi krustasea parasit berbentuk cakram yang terlihat dengan mata telanjang dan mengisap cairan tubuh ikan, menyebabkan perdarahan dan anemia.

Parasit Air Tawar
Lernaeosis (cacing jangkar) Sedang

Lernaeosis (cacing jangkar)

Lernaea spp.

Infestasi kopepoda parasit betina yang menancapkan jangkar ke kulit atau sirip; lukanya sering diikuti infeksi bakteri sekunder. Banyak menyerang ikan famili karper.

Parasit Air Tawar
Tenacibaculosis Tinggi

Tenacibaculosis

Tenacibaculum maritimum

Penyakit bakteri ulseratif pada ikan laut budidaya dengan kematian tinggi. Lesi berupa borok, perdarahan, dan nekrosis pada kulit, sirip, dan ekor, serta radang mulut berdarah.

Bakteri Air Payau Air Laut
Nocardiosis Tinggi

Nocardiosis

Nocardia seriolae

Infeksi bakteri kronis yang ditandai nodul putih pada organ dalam, borok kulit, dan kemerahan di sekitar mulut; kematian dapat mencapai 100%. Dilaporkan pada gabus Cina (Channa argus), largemouth bass, dan bawal bintang (Trachinotus blochii).

Bakteri Air Tawar Air Payau Air Laut
Benedeniasis (cacing kulit ikan laut) Sedang

Benedeniasis (cacing kulit ikan laut)

Benedenia spp., Neobenedenia spp.

Infestasi cacing monogenea kapsalid pada kulit, sirip, dan mata kerapu budidaya di keramba. Infestasi berat merusak kulit dan membuka jalan infeksi sekunder seperti Vibrio harveyi.

Parasit Air Laut

Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan bukan diagnosis pasti. Penegakan diagnosis memerlukan konfirmasi laboratorium.