Tenacibaculosis
Penyakit bakteri ulseratif pada ikan laut budidaya dengan kematian tinggi. Lesi berupa borok, perdarahan, dan nekrosis pada kulit, sirip, dan ekor, serta radang mulut berdarah.
Tingkat keparahan: Tinggi
Bakteri
Air Payau
Air Laut
Agen penyebab: Tenacibaculum maritimum
Gejala yang berkaitan
Gejala khas ditandai lebih dulu. Kombinasi gejala yang muncul menentukan tingkat keyakinan pada hasil diagnosis.
-
Luka atau erosi pada mulutMulut Gejala khas
-
Sirip rusak atau geripisSirip
Rekomendasi penanganan
Pencegahan
- Jaga kualitas air, hindari kepadatan berlebih, dan kurangi stres penanganan.
Penanganan
- Perbaiki kualitas air dan kurangi stres. Pengobatan antibiotik hanya berdasarkan hasil uji sensitivitas dan arahan dokter hewan atau petugas kesehatan ikan, memakai obat ikan yang terdaftar di otoritas berwenang.
Konfirmasi laboratorium
- Konfirmasi dengan isolasi bakteri pada media laut khusus atau PCR dari lesi di laboratorium kesehatan ikan, disertai uji sensitivitas antibiotik.
Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan bukan diagnosis pasti. Penegakan diagnosis memerlukan konfirmasi laboratorium (isolasi dan uji sensitivitas), dan penggunaan obat ikan harus mengikuti ketentuan otoritas berwenang.
Referensi
- Gourzioti, E., Kolygas, M.N., Athanassopoulou, F., Babili, V. 2016. Tenacibaculosis in aquaculture farmed marine fish. Journal of the Hellenic Veterinary Medical Society 67(1): 21. https://doi.org/10.12681/jhvms.15620
- Avendaño-Herrera, R., Toranzo, A.E., Magariños, B. 2006. Tenacibaculosis infection in marine fish caused by Tenacibaculum maritimum: a review. Diseases of Aquatic Organisms 71: 255–266. https://doi.org/10.3354/dao071255