Viral Nervous Necrosis (VNN)
Penyakit betanodavirus pada ikan laut budidaya yang menyerang otak dan retina. Larva dan juvenil paling rentan, dengan gejala berenang spiral dan kematian massal.
Tingkat keparahan: Kritis
Virus
Air Payau
Air Laut
Agen penyebab: Betanodavirus
Gejala yang berkaitan
Gejala khas ditandai lebih dulu. Kombinasi gejala yang muncul menentukan tingkat keyakinan pada hasil diagnosis.
-
Berenang berputar atau spiralNeurologis Gejala khas
-
Kehilangan keseimbangan atau daya apungNeurologis
-
Kematian tinggi dalam waktu singkatPerilaku
-
Perubahan warna tubuhTubuh
-
Nafsu makan menurunPerilaku
-
Tubuh kurusTubuh
Rekomendasi penanganan
Pencegahan
- Gunakan benih bebas penyakit dari sumber bersertifikat, karantina hewan baru, dan terapkan biosekuriti pada peralatan dan air masuk.
Penanganan
- Belum ada pengobatan efektif. Hentikan pemindahan hewan dari wadah terdampak, singkirkan hewan mati, disinfeksi peralatan, dan laporkan dugaan kasus ke dinas perikanan setempat.
Konfirmasi laboratorium
- Kirim larva atau juvenil sakit ke laboratorium untuk uji RT-PCR betanodavirus dan histopatologi otak serta retina.
Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan bukan diagnosis pasti. Penegakan diagnosis memerlukan konfirmasi laboratorium (isolasi dan uji sensitivitas), dan penggunaan obat ikan harus mengikuti ketentuan otoritas berwenang.
Referensi
- Munday, B.L., Kwang, J., Moody, N. 2002. Betanodavirus infections of teleost fish: a review. Journal of Fish Diseases 25: 127–142. https://doi.org/10.1046/j.1365-2761.2002.00350.x