Tetrahymenosis
Infeksi protozoa bersilia yang dapat menyerang kulit, sirip, insang, mata, hingga organ dalam; sering berkaitan dengan air yang kaya bahan organik.
Tingkat keparahan: Sedang
Parasit
Air Tawar
Agen penyebab: Tetrahymena spp.
Gejala yang berkaitan
Gejala khas ditandai lebih dulu. Kombinasi gejala yang muncul menentukan tingkat keyakinan pada hasil diagnosis.
-
Sirip rusak atau geripisSirip Gejala khas
-
Menggesekkan tubuh (flashing)Perilaku Gejala khas
-
Produksi lendir berlebihKulit
Rekomendasi penanganan
Pencegahan
- Kurangi bahan organik dan sisa pakan serta singkirkan ikan mati.
Penanganan
- Pisahkan ikan sakit dan perbaiki sanitasi serta kualitas air. Pilih perlakuan antiparasit bersama petugas kesehatan ikan dan gunakan hanya bahan yang terdaftar atau diizinkan otoritas berwenang.
Konfirmasi laboratorium
- Konfirmasi dengan pemeriksaan mikroskop preparat basah kerokan kulit, lendir, sirip, dan insang dari ikan hidup atau yang baru mati.
Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan bukan diagnosis pasti. Penegakan diagnosis memerlukan konfirmasi laboratorium (isolasi dan uji sensitivitas), dan penggunaan obat ikan harus mengikuti ketentuan otoritas berwenang.
Referensi
- Petty, B.D., Francis-Floyd, R., Yanong, R.P.E. Parasitic Diseases of Fish. MSD/Merck Veterinary Manual (diakses 16 September 2026). https://www.merckvetmanual.com/exotic-and-laboratory-animals/aquarium-fish/parasitic-diseases-of-fish
- Pouder, D.B., Curtis, E.W., Yanong, R.P.E. Common Freshwater Fish Parasites Pictorial Guide: Motile Ciliates. UF/IFAS Extension, FA108. https://edis.ifas.ufl.edu/publication/FA108