Berenang tidak normal
Berenang lambat, miring, melayang di permukaan, atau gerakan tidak terkoordinasi.
Penyakit yang berkaitan
Gejala ini muncul pada penyakit berikut. Satu gejala jarang cukup untuk menyimpulkan penyakit — kombinasi gejala dan kondisi air yang menentukan.
Keracunan Hidrogen Sulfida (H2S)
H2S terbentuk di endapan dasar yang anoksik atau dari air sumur tercemar. Paparan akut dapat menyebabkan kematian mendadak (dilaporkan pada 0,5 mg/L); paparan kronis membuat ikan lesu dan nafsu makan turun.
Keracunan Karbon Dioksida (CO2)
Karbon dioksida bersifat toksik bagi ikan di atas sekitar 12 mg/L, terutama pada kepadatan tinggi dengan aerasi kurang dan oksigen rendah.
Keracunan Klorin
Klorin atau kloramin dari air PAM atau sisa disinfeksi wadah merusak kulit dan insang; efek buruk mulai sekitar 0,02 mg/L dan kematian sekitar 0,04 mg/L.
Lactococcosis
Lactococcus garvieae
Infeksi bakteri yang menimbulkan septikemia hiperakut dan berdarah pada banyak spesies ikan air tawar dan laut ketika suhu air di atas 16 °C. Telah diisolasi dari nila budidaya di Indonesia.
Keracunan Amonia
Amonia bebas (NH3) merusak jaringan insang mulai sekitar 0,05 mg/L, menghambat pertumbuhan, meningkatkan kerentanan terhadap infeksi, dan pada kadar tinggi mematikan.
White Spot Syndrome Virus (WSSV)
White spot syndrome virus (Whispovirus)
Penyakit virus yang tercantum WOAH pada krustasea dekapoda dengan kematian sangat tinggi dalam beberapa hari. Bercak putih di cangkang sering tampak tetapi tidak dapat diandalkan sebagai satu-satunya tanda.
White Tail Disease (WTD)
Macrobrachium rosenbergii nodavirus (MrNV)
Penyakit virus yang tercantum WOAH pada udang galah, terutama pascalarva. Otot perut berubah putih keruh mulai dari ruas kedua atau ketiga.
Bacillary Necrosis of Pangasius (BNP)
Edwardsiella ictaluri
Infeksi bakteri pada ikan patin yang ditandai bintik putih multifokal pada hati, ginjal, dan limpa saat dibedah, disertai berenang tidak normal dan perut bengkak.
Epizootic Ulcerative Syndrome (EUS)
Aphanomyces invadans
Infeksi oomycete yang tercantum WOAH pada ikan air tawar dan estuari, diawali bintik merah lalu borok dalam. Ikan mas dan nila tergolong resisten.
Infectious Hypodermal and Haematopoietic Necrosis (IHHN)
Decapod penstylhamaparvovirus 1 (IHHNV)
Penyakit virus yang tercantum WOAH pada udang penaeid. Pada vaname menimbulkan runt deformity syndrome: rostrum bengkok, cangkang cacat, dan ukuran sangat tidak seragam.
Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan bukan diagnosis pasti. Penegakan diagnosis memerlukan konfirmasi laboratorium.