Mata keruh
Mata atau lensa tampak keruh atau buram.
Penyakit yang berkaitan
Gejala ini muncul pada penyakit berikut. Satu gejala jarang cukup untuk menyimpulkan penyakit — kombinasi gejala dan kondisi air yang menentukan.
Tilapia Lake Virus (TiLV)
Tilapia tilapinevirus
Penyakit virus yang tercantum WOAH pada nila dengan kematian hingga 90%, terutama pada benih. Kelainan mata (lensa keruh) disertai kematian tinggi patut dicurigai sebagai TiLV; telah dilaporkan di Indonesia.
Streptococcosis
Streptococcus agalactiae, Streptococcus iniae
Infeksi bakteri Gram-positif yang sering menyerang otak sehingga ikan berenang berputar, disertai mata menonjol. Kematian dapat melebihi 50% dan telah dilaporkan pada nila di Indonesia.
Edwardsiellosis
Edwardsiella tarda
Infeksi bakteri pada berbagai ikan air tawar dan laut yang biasanya muncul pada suhu tinggi, kualitas air buruk, dan bahan organik tinggi. Tanda meliputi mata menonjol, perut bengkak, dan anus menonjol.
Cryptocaryoniasis (bintik putih laut)
Cryptocaryon irritans
Penyakit protozoa bersilia pada ikan laut yang mirip Ich, tampak sebagai bintik atau bercak putih pada kulit, sirip, dan insang. Beberapa strain dapat menginfeksi pada salinitas rendah.
Benedeniasis (cacing kulit ikan laut)
Benedenia spp., Neobenedenia spp.
Infestasi cacing monogenea kapsalid pada kulit, sirip, dan mata kerapu budidaya di keramba. Infestasi berat merusak kulit dan membuka jalan infeksi sekunder seperti Vibrio harveyi.
Keracunan Klorin
Klorin atau kloramin dari air PAM atau sisa disinfeksi wadah merusak kulit dan insang; efek buruk mulai sekitar 0,02 mg/L dan kematian sekitar 0,04 mg/L.
Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan bukan diagnosis pasti. Penegakan diagnosis memerlukan konfirmasi laboratorium.